Diangkat dari kisah nyata tahun 1987, Matius Campbell sedang dalam perawatan karena Hodgkins limfoma di sebuah rumah sakit di utara Connecticut. Keluarganya memutuskan untuk menyewa rumah dekat dengan rumah sakit, yang sebenarnya dahulu adalah rumah duka. Mereka menemukan sebuah kamar mayat di ruang bawah tanah dan keluarga mulai mengalami peristiwa supranatural yang awalnya menyangka orang tuanya stres dan halusinasi akibat dari perawatan Matt. Matt juga mengalami penampakan seorang pemuda. Ia menemui pimpinan rumah sakit untuk mendapatkan bantuan atas pengalamannya. Pimpinan rumah sakit tersebut memberitahu Matt bahwa penglihatan dan perjumpaan supranatural kemungkinan konsekuensi dari penghuni rumah sebelumnya. Karakter pria tersebut diketahui adalah penampakan paranormal yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan dari pemilik sebelumnya dan sekarang terikat untuk mengendalikan "roh" di dalam rumah
Kamis, 10 Juni 2010
HAUNTING
Diangkat dari kisah nyata tahun 1987, Matius Campbell sedang dalam perawatan karena Hodgkins limfoma di sebuah rumah sakit di utara Connecticut. Keluarganya memutuskan untuk menyewa rumah dekat dengan rumah sakit, yang sebenarnya dahulu adalah rumah duka. Mereka menemukan sebuah kamar mayat di ruang bawah tanah dan keluarga mulai mengalami peristiwa supranatural yang awalnya menyangka orang tuanya stres dan halusinasi akibat dari perawatan Matt. Matt juga mengalami penampakan seorang pemuda. Ia menemui pimpinan rumah sakit untuk mendapatkan bantuan atas pengalamannya. Pimpinan rumah sakit tersebut memberitahu Matt bahwa penglihatan dan perjumpaan supranatural kemungkinan konsekuensi dari penghuni rumah sebelumnya. Karakter pria tersebut diketahui adalah penampakan paranormal yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan dari pemilik sebelumnya dan sekarang terikat untuk mengendalikan "roh" di dalam rumah
TARING

FARAH (Fahrani), seorang model, menerima job model lingerie dari sebuah perusahaan
terkenal, HEAVEN’S SECRET, dengan tema WILD FANTASY. Farah be
rsama dua model lainnya – WIWID (Shinta Bachir) dan GABRIELLA (Rebecca Reidjman)- akan ke sebuah daerah terpencil dengan alamnya yang masih liar dan indah untuk pengambilan foto. Bersama mereka, ada DAMIAN (Dallas), fotografer, ALEX – perwakilan perusahaan Heaven’s Secret yang arrogant, serta INGGRID – asisten DamianKetika melakukan perjalanan dengan mobil kedaerah pedalaman, mereka melalui perkampungan dan sedang terjadi upacara pemberian sesajen buat dedemit penjaga hutan. Supir yang juga penunjuk jalan, menolak untuk mengantarkan mereka memasuki hutan. Akhirnya Alex memutuskan untuk menyetir mobil sendiri, namun ternyata dia melindas sesajen-sesajen penduduk hingga kacau berantakan
Keesokan paginya, pemotretan lingerie pun dimulai. Semua berjalan lancar hingga akhirnya Inggrid merasa aneh dengan hasil pemotretan. Ketika senja datang, Dedemit dengan taring runcing dan kukunya setajam pisau datang menyiksa dan menghabisi satu persatu anggota rombongan
Farah yang terpisah dari Wiwid dan Gabriella, berlari sekuatnya, tiba-tiba Farah terhenti dari larinya, terdiam kaku dan menegang, matanya melotot melihat sosok dedemit tepat dihadapannya…
Mereka berjuang untuk tetap hidup dan keluar dari terror hutan neraka tersebut
DAYBREAKERS
Tahun 2019. Sebuah wabah misterius melanda bumi, mengubah sebagian besar penduduk dunia menjadi vampir. Manusia menjadi spesies yang terancam punah, spesies yang selamat terpaksa bersembunyi karena diburu untuk konsumsi vampir yang juga diambang kepunahanEdward Dalton (Ethan Hawke), seorang peneliti vampir yang menolak untuk mengisap darah manusia, mencari pengganti darah yang mungkin mempertahankan sisa cadangan vampir dan manusia. Tetapi waktu dan berharap berjalan cepat- hingga Ed bertemu dengan Audrey (Claudia Karvan), seorang korban manusia yang membawa Ed membuat suatu terobosan medis mengejutkan. Ed harus perang melawan jenisnya sendiri dalam menentukan nasib umat manusia
TIRAN Horor
Diana (Dewi Persik) dan Gugun (Indra L Bruggman) adalah pasangan pengantin yang baru saja menempati rumah baru mereka yang nyaman. Diana sedang hamil muda. Mereka pun sibuk mencari berbagai perabotan untuk mengisi rumah mereka Salah satunya adalah ranjang. Tetangga baru mereka, Lisye (Ayu Dewi) dan keponakannya Ling Ling (Zuzana Chang) menawarkan ranjang di toko furniture mereka. Kebetulan Lisye baru mendapatkan lelang kasur dari sebuah kost. Ketika Diana berkunjung, entah kenapa, salah satu ranjang di dalam toko tersebut seakan bernafas dan hidup, merayu Diana untuk memilih dirinya. Ketika ranjang tersebut dibawa pulang, terjadi berbagai peristiwa aneh, yang tidak saja membahayakan kelanggengan perkawinan Diana dan Gugun, tapi juga membahayakan nyawa mereka
Film Horor
“Film Horor” adalah sebuah konsep film Scary Movie Versi Indonesia yang akan mengetengahkan parodi dari beberapa film-film horor Indonesia dan film-film horor International lainnya yang telah meraih box office. Selain itu, “Film Horor” juga akan menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis maupun dunia perfilman Indonesia. “Perlu diketahui bahwa Film Horor ini merupakan film Scary Movie Versi Indonesia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia”, tegas Shankar Produser Indika Entertainment yang selalu sukses dengan film-film horornya. Konsep film ini diilhami oleh film Scary Movie produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1 s/d 4. Indika ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film, karena “Film Horor” adalah satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit. “Di film ini setannya komplit, segala jenis hantu ada disini, jadi penonton puas nontonnya, bayar satu tiket, dapat semua hantu”, tutur Shankar.
Dahsyatnya lagi, film ini menggunakan trick yang sama dengan trick yang digunakan pada film Matrix Hollywood. Bahkan, pengerjaan special effect Mock Up didatangkan khusus dari Hollywood, yaitu orang yang pernah membuat special effect pada film The Lord of The Ring. Selain itu, beberapa crew yang terlibat dalam “Film Horor” ada yang dari Jerman, New York dan Hollywood.
Seperti pada film-film sebelumnya, kali ini pun Shankar memasang bintang-bintang muda ternama, seperti Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Shierly Rushworth, Ferdinal Arnaz, Secha Lauretta, Tertamayasari dan special hot appereance Elena Lubis, Rebecca serta Maria Eva. Tak ketinggalan juga bintang-bintang ternama lainnya, seperti Cut Memey dan Ferry Irawan ikut memperkuat film ini sebagai cameo.
Film yang direkomendasikan kepada para ibu hamil, penderita sakit jantung dan orang sakit hati ini akan digarap oleh Toto Hoedi. “Film Horor” garapan Toto Hoedi ini selain mampu memenuhi selera pasar karena temanya baru dan unik, juga kaya akan permainan teknis effect yang mampu memacu adrenalin penonton sekaligus menciptakan suasana mencekam.
“Film Horor” sendiri berkisah tentang sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni, Dani dan Asto yang saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus. Namun sayang, tanpa disengaja Mala tewas mengenaskan ditangan mereka. Tapi anehnya, jasad Mala lenyap tidak pernah ditemukan. Dan mulai saat itu malapetaka mengerikan pun kerap menghantui mereka. Penasaran dengan “Film Horor” ? Jangan lewatkan pemutarannya di bioskop seluruh Indonesia pada 29 November 2007 mendatang.
Perhatian!!! Orang Hamil, Lemah Jantung & Sakit Hati, Harus Nonton Film Ini!Rabu, 09 Juni 2010
Nightmare
Kenangan, mestinya, tidak membunuh. Jadi, "apa" sebenarnya Freddy Krueger, ketika dia datang (kembali) dan bertanya, "Masih ingatkah padaku?"Kris, Dean, Jesse, Quentin dan Nancy adalah anak-anak muda yang tinggal di Elm Street. Dalam tiga hari terakhir, mereka tidak bisa tidur karena mengalami mimpi yang sama; didatangi sosok lelaki berwajah rusak mengerikan dengan salah satu setapak tangannya berjemari pisau.
Mimpi yang sama, itu saja sudah aneh. Ditambah lagi, sosok lelaki dalam mimpi itu berniat
membunuh mereka. Maka, jalan satu-satunya agar tidak didatangi --dan dibunuh-- oleh lelaki itu adalah berusaha terus terjaga. Sebab, walau datang hanya dalam mimpi, tapi hasil perbuatan lelaki misterius itu nyata! Tapi, berusaha terus terjaga, mana mungkin?
Film dibuka di sebuah bar kecil yang sepi, ketika Dean (Kellan Lutz) muncul dengan wajah kuyu, memanggil sang pramusaji. Namun, yang dipanggil malah ngeloyor begitu saja, membuat Dean mengkuti langkah perempuan itu sampai ke dapur. Dari sini, ketegangan sudah dimulai, dan untuk pertama kalinya penonton diperkenalkan dengan sosok lelaki berwajah rusak bertangan pisau.
Ketika monster itu hendak membunuh Dean, adegan dalam sekejap beralih ke kembali ke bangku bar, di mana Dean sedang meringkuk tertidur di atas meja, dan dibangunkan oleh sang pramusaji! Oke, ternyata yang tadi itu cuma mimpi, dan kita pun bisa bernafas kembali dengan lega.
Tak lama setelah ditinggal oleh pramusaji, Dean tertidur lagi (ingat, dia sudah tiga hari tidak tidur, jadi bayangkan betapa susahnya untuk berusaha terjaga) dan kembali monster tangan pisau muncul. Kali ini kita sudah tahu, itu artinya Dean sedang bermimpi. Dan, kita masih boleh kembali lega, karena lagi-lagi Dean terselamatkan karena dibangunkan oleh, kali ini, Kris (Katie
Cassidy), pacarnya yang mendadak muncul untuk mencarinya. Tapi, Kris pergi ke toilet, Dean tertidur lagi dan itulah untuk terakhir kalinya dia bertahan: dia tertidur lagi dan tanpa ampun monster tangan pisau datang menghabisinya. Kembali dari toilet, Kris cuma bisa jerit-jerit.
Sasaran berikutnya adalah Kris, dan menyusul kemudian Jesse (Thomas Dekker). Dan, melihat cara mereka mati kali ini, kita sudah mulai merasa bosan. Kita sudah hafal pola ketegangannya. Kita tahu, kapan sebuah adegan adalah mimpi dan kapan kenyataan. Ini efektif menyiksa dan membuat kita gelisah, sampai kadang tak berani bernafas, namun lama-lama kita terbiasa dengan monster bertangan pisau itu, yang, yeah, ternyata nggak serem-serem amat.
Dia hanya seperti orang marah yang sedang melancarkan aksi balas dendam. Tapi, kenapa datang lewat mimpi? Dan kenapa yang dia lakukan dalam mimpi itu dampaknya nyata? Kematian Kris membuat kita mulai berpikir, premis film ini tidak begitu meyakinkan. Tapi, baiklah, kita telanjur penasaran dengan si tangan pisau yang mulai membosankan itu.
Masih ada dua anak muda di kompleks itu yang tersisa, yakni Nancy (Rooney Mara) dan Quentin (Kyle Gallner). Bisa ditebak, merekalah yang mesti berperan sebagai detektif untuk menyelidiki mimpi kolektif yang mematikan itu. Nancy-lah yang awalnya tahu, bahwa pria berwajah rusak berjemari pisau
itu namanya Freddy Krueger. Ia pun mulai bertanya-tanya kepada ibunya mengenai masa kecilnya.
Selapis demi selapis misteri terkuak. Bahwa ternyata anak-anak itu dulu satu sekolah pra-TK. Anehnya, ibunda Nancy terkesan menutup-nutupi fakta itu. Sampai akhirnya penyelidikan Nancy dan Quentin bermuara di bangunan gedung sekolah pra-TK mereka dulu, tempat lelaki bernama Freddy Krueger itu menjadi tukang kebon, yang akrab dan menyayangi para murid, terutama Nancy!
Debut sutradara Samuel Bayer ini mengombang-ambingkan kita antara dunia mimpi dan nyata, namun sayangnya terlalu "eksak" dalam memainkan imajinasinya sendiri. Pada akhirnya kita dikunci pada jawaban yang mudah tertebak, tentang trauma masa kecil yang terus membayangi. Datang dan membunuh di dalam mimpi, namun orang yang sedang bermimpi mati "beneran", rasanya sulit diterima.
Pada akhirnya kita terintimidasi bukan karena Freddy, melainkan ilustrasi musiknya yang benar-benar menggiring dan mendikte kita kapan "harus" kaget dan menahan nafas. Jackie Earle Haley kurang berimprovisasi dalam menghidupkan sosok Freddy, kecuali mukanya yang rusak dan tawanya yang dingin, serta jemari pisaunya yang berdenting-denting di dinding-dinding gelap bawah tanah. Namun, para pemeran anak-anak muda yang tertekan oleh mimpi aneh yang mengerikan itu bermain bagus.

